Kontruktor Pada Java

Konstruktor adalah method khusus yang didefinisikan di dalam kelas dan akan dipanggil secara otomatis setiap kali terjadi instansiasi objek. Tipe khusus method yang digunakan untuk menginstansiai atau menciptakan sebuah objek. Nama constructor = nama kelas. Constructor tidak bisa mengembalikan nilai . Tanpa membuat constructor secara eksplisit-pun, Java akan menambahkan constructor default secara implisit. Tetapi jika kita sudah mendefinisikan minimal sebuah constructor, maka Java tidak akan menambah constructor default. Constructor default tidak punya parameter. Constructor bisa digunakan untuk membangun suatu objek, langsung mengeset atribut-atributnya. Constructor seperti ini harus memiliki parameter masukkan untuk mengeset nilai atribut. Access Modifier constructor selayaknya adalah public, karena constructor akan diakses di luar kelasnya. Cara panggil constructor adalah dengan menambahkan keyword “new”. Keyword new dalam deklarasi ini artinya kita mengalokasikan pada memori sekian blok memori untuk menampung objek yang baru kita buat. Bentuk pendeklarasian secara umum :




Ciri – Ciri Default Konstruktor :
  1.  Dibuat secara otomatis saat class dikomplikasi.
  2.  Dibuat secara otomatis jika class yang dikomplikasi tidak mempunyai constructor sama sekali.
  3.   Tidak memiliki parameter formal.

Sifat - Sifat Konstruktor :
1.    Nama konstructor sama dengan nama class.
2.    Tidak memiliki tipe data termasuk void.
3.    Tidak memiliki return value.
4.    Dieksekusi ketika terjadi instansiasi.
5.    Dapat mempunyai akses modifier, biasanya public namun dapat berupa private.
6.    Tidak dapat dipanggil secara langsung, namun harus dipanggil dengan menggunakan operator new pada pembentukkan sebuah class.

Berikut cara pendeklarasian Konstruktor :
1.      Pendeklarasian tanpa menggunakan parameter

[modifier] nama_class ()
{
//statement
}

contohnya :



2.      Pendeklarasian menggunakan parameter


[modifier] nama_class (parameter)
{
//statement
}

contohnya :


Komentar